Sejarah Piala Dunia

Para pecinta sepakbola di tanah air pun juga di dunia pastinya sudah paham jika pada pertengahan tahun 2018 mendatang, ada sebuah pesat terbesar dalam cabang olahraga sepakbola yakni Piala Dunia. Namun pasti sebagian besar dari anda tidak tahu dan mungkin belum paham betul bagaimana sejarah dari pesat akbar cabang olahraga paling populer ini.  Piala Dunia adalah sebuah kompetisi yang diadakan oleh asosiasi sepakbola dunia yakni FIFA. Piala Dunia pertama yang diadakan adalah pada tahun 1930. Pada tahun ini, Piala Dunia berlangsung di negara Uruguay dimana pesat ini berlangsung dari tanggal 13 sampai 30 Juli. Pada penyelenggaraan pertama Piala Dunia ini diikuti oleh 13 tim peserta dari seluruh dunia. Ya, tujuh tim berasal dari Aemrika Selatan, 4 dari Eropa, dan 2 dari Amerika Utara. Di Final, Argentina bertemu sang tuan rumah, Uruguay. Ya, hasilnya, tuan rumah berhasil memenangkan kejuaraan sepakbola dunia yang pertama kali dengan skor 4-2 untuk kemenangan tuan rumah.

Untuk anda ketahui, Piala Dunia pertama ini adalah satu satunya Piala Dunia yang tidak melalui babak kualifikasi. Setiap negara yang berafiliasi dengan FIFA diundang untuk melakukan persaingan. Namun, karefna mahalnya perjalanan dan jarak yang jauh, maka sedikit sekali peserta yang terlibat atau ikut dalam turnamen sepakbola pertama dunia ini. Presiden FIFA saat itu, Jules Rimet, sebenarnya menyelenggarakan pesta bola ini untuk meniptakan perdamaian dunia. Persiapan dari pesat akbar ini sudah berlangsung lama sekali. Setidaknya persiapan untuk menggelar sebuah kompetisi paling tinggi di dunia untuk cabang olahraga ini sudah disiapkan Jules Rimet pada tahun 1921 yang saat itu menjabat sebagai presiden ketiga FIFA. Sebenarnya, kompetisi sepakbola internasional pertama bukanlah Piala Dunia 1930 ini. namun adalah pada tahun 1908 dimana olahraga sepakbola sudah dipertandingkan pada Olympiade. Hanya saja, pada Olympiade ini, peserta hanya diikuti oleh pemain amatir.

Sejarah Piala Dunia

Atas jasanya dalam mencetuskan Piala Dunia, maka, trofi yang diperebutkan di Piala Dunia dinamakan Jules Rimet Cup. Sebelum mendapatkan nama ini, trofi Piala Dunia diberi nama Coupe du Monde de Football Association, atau Piala Dunia Sepakbola. Baru pada konggres FIFA yang berlangsung di Luksemburg tahun 1946, nama Jules Rimet disepakati menjadi nama resmi trofi tersebut. Trofi Jules Rimet ini adalah sebuah trofi dengan bentuk seorang dewi yang memanggul cawan. Trofi ini sendiri didesain atau dibuat oleh pematung Perancis yang bernama Abel La fleur. Trofi ini memiliki tinggi 35 cm dimana memiliki berat 3,8 kg. Kepala tropi terbuat dari perak dan emas, sementara di bagian bawah terbuat dari semi batu mulia dan dilapisi lazuli. Namun, dalam lanjutannya, trofi ini juga pernah hilang pada 1966 dan ditemukan oleh seekor anjng. Karena negara Brazil adalah negara yang mampu memenangkan 3x gelaran Piala Dunia, maka Trofi Jules Rimet berhak menjadi milik Brazil untuk selamanya. Sayangnya, trofi ini dicuri pada 1983.

Sejak Jules Rimet Cup menjadi milik Brasil untuk selamanya pada Piala Dunia ke-9, FIFA akhirnya memutuskan untuk membuat trofi baru. Pada Piala Dunia tahun 1974 di Jerman Barat, FIFA telah mengusung trofi baru. Trofi ini merupakan rancangan seniman Italia yang bernama Silvio Gazzaniga. Trofi ini akhirnya dinamakan World Cup dan menjadi trofi yang diperebutkan sampai sekarang termasuk pada gelaran Piala Dunia yang akan digelar pertengahan tahun 2018 mendatang.

Join iPialaDunia News Update

Daftarkan email kamu untuk mendapatkan berita terupdate dari iPialaDunia.com

Terima kasih telah berlangganan.

Ada yang salah.